Tanggal 15 Januari lalu saya menghadiri
sebuah seminar yang diadakan selama sehari, sekaligus peluncuran domain
anything.id yang diselenggarakan oleh Pengelola Nama Domain Internet
Indonesia (PANDI). Salah satu topik yang dibawakan dalam seminar adalah
tentang awareness pemilik merek terhadap nama domain. Seminar tersebut
menginspirasi saya untuk membuat artikel ini.
Mana yang lebih penting, nama domain atau merek?
Asal usul nama domain: Nama domain
dibuat untuk mempermudah orang dalam mengingat alamat di internet.
Bagaimana kita harus mengingat sederetan angka untuk menuju ke situs
tertentu? Dibuatlah nama domain agar orang lebih mudah mengingat situs
yang dituju.
Sesungguhnya merek pun memiliki tujuan
yang sama, yaitu mempermudah orang dalam mengingat suatu produk.
Bayangkan jika ada 10 kecap yang diproduksi secara berbeda beredar di
pasaran dan semuanya menjual tanpa ada identitas apa pun. Bagaimana kita
mengingat kecap mana yang paling cocok untuk kita? Disitulah fungsi
merek muncul.
Lalu bagaimana perkembangan nama domain dan persinggungannya dengan merek dan mana yang lebih penting dimiliki?
Di era kemudahan akses internet dan
e-commerce sekarang ini, nama domain sudah menjadi hal yang sangat
penting bagi mereka yang menggunakan channel internet dan dunia maya
sebagai sarana promosi dan penjualannya. Tetapi selain nama domain,
merek juga dipakai untuk mengidentifikasi produk-produk atau jasa yang
ditawarkan melalui situs. Pada akhirnya, nama domain dan merek menjadi
bagian yang tidak terpisahkan dalam bisnis, terutama bisnis digital.
Untuk pemilik merek terdaftar yang ingin
meluaskan jangkauan ke dunia digital, mereka perlu membeli nama domain.
Jika nama domain yang diinginkan tidak tersedia, bisa memilih
alternatif nama lain yang memungkinkan. Namun apabila ada niat yang
tidak baik dari pemilik domain tersebut, pemilik merek bisa mengajukan
keberatan ke lembaga yang berwenang dan meminta agar nama domain
tersebut dihapus atau ditransfer ke pemilik merek terdaftar yang lebih
berhak dengan mengajukan bukti-bukti yang cukup.
Bagaimana langkah yang perlu ditempuh
untuk pihak yang baru akan memulai bisnisnya? Mana yang lebih penting?
Memiliki nama domain yang cantik atau memiliki merek terdaftar?
Jawabannya tergantung dari sisi mana
yang melihat. Dari sisi konsultan HKI, saya selalu menyarankan agar
perlindungan merek diprioritaskan dari hanya sekedar nama domain.
Kenapa? Karena pemilik merek terdaftar mendapat perlindungan dari
Pemerintah atas merek terdaftar tersebut untuk barang/jasa yang sejenis.
Artinya, jika ada pihak lain yang meniru mereknya, pemilik merek
terdaftar dapat menuntut pihak yang meniru tersebut. Selain itu, pemilik
merek yang terdaftar juga lebih aman dan nyaman dalam mengembangkan
usahanya karena ia telah mendapat jaminan perlindungan. Ia bisa
melisensikan mereknya kepada pihak lain. Ia juga bisa menjualnya kepada
pihak lain jika dirasa perlu.
Bagaimana dengan nama domain?
Sesungguhnya nama domain hanya merupakan identitas atau alamat di dunia
internet. Penilaian dan perlindungannya pun berbeda dengan merek. Jika
saya telah memiliki merek terdaftar GUNAWAN dan ada orang lain yang
mengajukan permohonan merek GUNAWAN 2, permohonan merek yang diajukan
tersebut akan ditolak jika barang/jasanya sejenis dengan GUNAWAN milik
saya. Berbeda dengan nama domain yang keduanya bisa berjalan
berdampingan selama tidak sama persis karakternya.
Bagaimana strategi terbaik bagi pemula
dalam memulai bisnisnya? Saya sarankan proses pencarian domain dan merek
dilakukan bersamaan. Karena pembelian nama domain lebih mudah dan murah
daripada pendaftaran merek, pembelian nama domain bisa dilakukan lebih
dahulu. Tetapi prioritas utama tetap diberikan pada pendaftaran merek.
Jika pendaftaran merek tidak dimungkinkan karena sudah ada merek yang
mirip atau sama, cari merek lain sekaligus cari nama domain lain. Jangan
terlalu menggantungkan pada nama domain cantik karena tanpa
pendaftaran, merek yang digunakan tidak ada perlindungan sama sekali dan
resiko yang dimiliki pemilik merek akan menjadi besar jika pesaing atau
pihak yang ingin mengambil keuntungan mengetahui kalau merek tersebut
tidak ada perlindungannya.
Jadi daftarkanlah merek dan nama domain bersamaan, namun berikan prioritas tertinggi untuk pendaftaran merek.
Sumber: iploid.com
Editor: Nelsi Islamiyati


No comments:
Post a Comment