Sejak diluncurkan untuk
umum, Facebook boleh dibilang merupakan salah satu situs
fenomenal. Pasalnya, jumlah pertumbuhan baik dalam segi pengguna atau waktu
penggunaan jejaring sosial ini makin besar saja.
Hanya butuh waktu
beberapa tahun, Facebook sudah menjelma
menjadi raksasa di jejaring sosial dengan jumlah pengguna sekitar 1,2 miliar di
seluruh dunia. Pun ketika ada pesaing serupa, jumlah pengguna Facebook tidak
berkurang, bahkan masih bertambah.
Dalam segi penggunaannya
sendiri sangat jarang ditemui ada orang yang mengakses jejaring sosial ini
hanya dalam waktu lima sampai sepuluh menit saja dalam sehari. Bahkan, bagi
mereka yang sudah kecanduan malah selalu membuka jejaring sosial satu ini
setiap kali mendapatkan akses internet.
Padahal, apapun yang
berlebihan, termasuk kecanduan Facebook, tidak baik bagi siapa saja karena akan
mendatangkan kerugian. Oleh karenanya, simak lima gejala akut kecanduan
Facebook seperti yang dilansir ZDNet (12/11) berikut ini.
1. Jadi paranoid

Biasanya para pengguna Facebook akut diliputi satu perasaan paranoid di mana aktivitas mereka di jejaring sosial tersebut tidak mendapatkan respon dari pengguna lain. Mereka akan merasa gelisah jika tidak ada notifikasi masuk dalam Facebooknya.
Kegelisahan ini biasanya
bermula dari komentar atau post mereka di Facebook yang bertujuan untuk
mendapatkan interaksi dengan orang lain. Namun, ketika hal ini tidak
mendapatkan balasan, pengguna tersebut akan mulai bertanya-tanya, 'Kenapa tak
ada yang merespon post saya?' dalam hatinya.
2. Habiskan waktu lebih
dari sejam

Orang yang
kecanduan Facebook biasanya membutuhkan
waktu berjam-jam untuk online di jejaring sosial ini. Entah apa yang mereka
lakukan, rasanya tidak afdol jika mengakses internet tanpa membuka Facebook.
Hal ini tentu merugikan
karena bisa mengurangi waktu produktif orang tersebut. Sehingga, kemudian
banyak juga institusi seperti sekolah dan perkantoran yang kemudian mencoba
memblokir Facebook agar kecanduan tersebut tidak menjadi-jadi dan memotong
waktu produktif penggunanya.
3. Tak bisa bedakan
dunia maya dan nyata

Mereka yang kecanduan kadang juga suka lupa batas antara apa yang terjadi di dunia nyata dan maya, termasuk Facebook. Sebuah post di Facebook bisa saja dianggap hal yang pernah terjadi di kehidupan nyata padahal niat post itu hanyalah untuk berandai-andai saja.
4. Add teman dalam
jumlah besar

Beberapa orang juga mementingkan egonya dalam memiliki akun Facebook. Mereka rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk membuat status sosialnya di Facebookseperti apa yang mereka kehendaki.
Hal ini bisa dilakukan
dengan cara menambahkan teman-teman dalam jumlah banyak agar dianggap
pergaulannya luas. Mereka juga kadang melakukan posting status, video, atau
gambar secara terus menerus guna menunjukkan isi hatinya saat itu pada
khalayak.
5. Alami masalah di
dunia nyata

Biasanya, mereka yang
jadi pecandu sesuatu disebabkan karena adanya perasaan kekurangan dalam suatu
hal. Dalam hal ini, kemungkinan kekurangan tersebut adalah minimnya interaksi
dengan dunia luar.
Para pecandu Facebook mencoba
menutupi hal ini dengan meluangkan waktunya di Facebook.
Sedangkan ketika mereka jauh dari Facebook, mereka akan merasa cemas, gelisah,
dan depresi karena satu-satunya hal yang melengkapi mereka tidak ada.


No comments:
Post a Comment